INHIL-Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Indragiri Hilir menggelar rapat Komite bersama wali murid baru tahun ajaran 2026/2027.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal penting terkait pembiayaan pendidikan, pengelolaan seragam, hingga pemanfaatan dana sarana dan prasarana bagi peserta didik baru.
Kepala MAN 1 Indragiri Hilir, Ibrahim, S.Pd.I, mengucapkan selamat datang kepada para orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di madrasah.Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat untuk mendaftarkan anaknya ke MAN 1 Inhil cukup tinggi. Dari total 430 calon siswa yang mendaftar melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), sebanyak 390 siswa dinyatakan lulus seleksi.
Minat masyarakat sangat tinggi. Namun karena keterbatasan ruang belajar serta jumlah meja dan kursi yang tersedia, tidak semua pendaftar dapat diterima,” ujar Ibrahim dalam sambutannya, didampingi Wakil Bidang Kesiswaan, Wakil Bidang Keagamaan, dan Wakil Bidang Sarana Prasarana, Kamis (18/6/2026).
Di kesempatan yang sama, Ketua Komite MAN 1 Ahmad Ependi, S.Pd.I., NLP bersama pengurus memaparkan bahwa hasil rapat bersama wali murid menghasilkan sejumlah kesepakatan yang akan menjadi dasar pelaksanaan pendidikan bagi siswa baru.Berdasarkan hasil musyawarah, seluruh wali murid menyepakati empat poin utama, yakni.
Seluruh wali murid sepakat pengelolaan baju seragam dibantu oleh Komite MAN 1 Inhil.
Seluruh wali murid sepakat biaya PPDB sebesar Rp1.950.000.
Seluruh wali murid sepakat sumbangan komite per bulan sebesar Rp100.000.
Wali murid sepakat pengelolaan dana PPDB terkait sarana dan prasarana diprioritaskan untuk kebutuhan utama.
Adapun rincian penggunaan biaya PPDB sebesar Rp1.950.000 tersebut terdiri dari pembelian tujuh stel pakaian seragam senilai Rp1.500.000, peningkatan mutu pendidikan sebesar Rp200.000, serta dana sarana dan prasarana sebesar Rp250.000.
Ahmad Ependi menegaskan, pengelolaan dana komite akan dilakukan secara transparan. Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana akan disampaikan setiap tahun dan dipublikasikan melalui papan informasi yang berada di depan kantor Komite MAN 1 Indragiri Hilir.
Ia juga menambahkan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak lagi dapat digunakan untuk sejumlah kegiatan tertentu, termasuk gaji guru honorer sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Oleh sebab itu, beberapa kegiatan kesiswaan dan peringatan hari besar Islam akan didukung melalui dana komite.
Insya Allah laporan pertanggungjawaban akan kami sampaikan setiap tahun dan dipasang di papan informasi agar dapat diketahui seluruh wali murid. Untuk uang masuk sebesar Rp1,95 juta dapat dibayarkan mulai hari ini hingga 6 Juli 2026, baik secara langsung maupun bertahap melalui bendahara sekolah,” jelasnya.
Selain fokus pada kegiatan akademik, MAN 1 Indragiri Hilir juga menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat dan minat siswa.
Beragam ekstrakurikuler yang tersedia di antaranya Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Pasukan Khusus (Pasus), Jurnalistik dan Fotografi, Klub Bahasa Arab, Majelis Permusyawaratan Kelas, Seni Al-Qur’an Forum MTQ, Rohis, PIK-R Qolbun Salim, OSIM, Integrative English Club, Tahfiz Al-Qur’an, Sanggar Qinaabun, Drumband Praaksara Swara, tenis meja, karate, literasi, Habsyi Ahbaburrasul, basket, Sanggar Seni Terampang 12, PMR Wira, futsal, bola voli, dan Pramuka.
Melalui kesepakatan yang telah dicapai, pihak sekolah, komite, dan wali murid berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendukung proses pendidikan serta mengawal masa transisi siswa baru agar berjalan optimal, transparan, dan akuntabel.
(Red)
